Tasawuf dan Tragedi: Kritik Kebudayaan Perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas
Tasawuf dan Tragedi: Kritik Kebudayaan Perspektif Syed Muhammad Naquib al-Attas
Couldn't load pickup availability
Buku ini menawarkan suatu Kritik Kebudayaan berlandaskan pemikiran al-Attas mengenai tasawuf dan tragedi, yang berbeda dari (meskipun dapat berisikan dengan) tradisi kritik kebudayaan di Barat seperti Kulturkritik atau Cultural Studies. Untuk mencapainya, pemikiran al-Attas tentang kebudayaan Islam dan Barat dalam karya-karyanya sejak tahun 1970-an akan dinyatakan. Hasilnya adalah suatu Kritik Kebudayaan yang dapat membantu kita untuk membaca masalah kebudayaan secara lebih meluas lagi. Hasil dapatan tersebut lantas ditampilkan pada dua kes studi di penghujung abad 20, yakni (1) dinamika pemikiran dan aktivisme umat Islam sejak Perang 6 Hari di Jazirah Arab, yang berdampak pada radikalisasi pemikiran kaum tekstualis, modernis, dan sekular yang dikritik oleh al-Attas; dan (2) tesis "Masyarakat Berisiko" oleh sosiolog-filsuf Barat kontemporari, Ulrich Beck, George Ritzer, dan Zygmunt Bauman, sebagai radikalisasi personifikasi Sisifus dalam kritik al-Attas.
Share
